Insulin suntik merupakan obat agar memenuhi kebutuhan insulin untuk penderita diabetes. Insulin merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar pankreas untuk membantu mengendalikan kadar gula darah.

Selain mengatur kadar gula darah, hormon ini juga mengatur metabolisme karbohidrat, lemak, serta protein. Saat kelenjar pankreas tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah cukup atau saat insulin yang dihasilkan tidak bisa bekerja dengan optimal, maka akan terjadi penumpukan gula di dalam darah.

Kondisi ini akan meningkatkan resiko terjadinya sejumlah komplikasi pada penderita diabetes, seperti penyakit jantung, kerusakan sel saraf, penyakit ginjal, dan stroke.

Insulin suntik ini diperlukan agar tidak terjadi penumpukan gula di dalam darah. Cara kerja insulin suntik sama dengan insulin alami, yakni membuat gula bisa diserap oleh sel dan bisa diolah menjadi energi.

Sekilas Tentang Diabetes

Diabetes merupakan penyakit yang terjadi saat glukosa darah terlalu tinggi. Glukosa darah merupakan sumber energi utama dan berasal dari makanan yang dikonsumsi. Insulin akan membantu glukosa dari makanan masuk ke sel untuk digunakan sebagai energi.

Namun, terkadang tubuh tidak membuat cukup insulin dan tidak menggunakan insulin dengan baik, sehingga glukosa tinggal di dalam darah dan tidak mencapai sel-sel. Terdapat dua tipe utama diabetes, tipe 1 dan tipe 2.

Diabetes tipe 1 merupakan jenis penyakit autoimun yang menyebabkan tubuh menyerang dirinya sendiri. Jika Anda mengidap diabetes tipe 1, tubuh tidak bisa memproduksi insulin. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh telah menghancurkan semua sel penghasil insulin di pankreas.

Penyakit ini lebih sering didiagnosis pada orang muda, walupun dapat berkembang di masa dewasa. Sedangkan pada diabetes tipe 2, tubuh menjadi resisten kepada efek insulin. Hal ini berarti tubuh membutuhkan lebih banyak insulin untuk memperoleh efek yang sama.

Oleh sebab itu, tubuh akan memproduksi insulin secara berlebihan untuk menjaga kadar glukosa darah tetap normal. Namun, setelah bertahun-tahun menghasilkan hormon dengan berlebihan, sel-sel penghasil insulin di pankreas akan kewalahan dan mati. Diabetes tipe 2 memengaruhi orang-orang dari segala usia, namun umumnya berkembang di kemudian hari

Dan komplikasi diabetes melitus yang paling sering terjadi adalah masalah pada kulit dan kaki, umumnya berupa luka yang tak kunjung sembuh. Hal ini disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah dan saraf, sehingga aliran darah di kaki terbatas.

Sangat penting mengatur makanan untuk lansia, hal ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan gizi lansia dan mendukung kesehatan tubuhnya. Karena, banyak lansia yang mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes.

Selain dapat menekan gejala penyakit, pola makan sehat lansia juga bisa memperlambat perkembangan penyakit degeneratif, sehingga lansia tetap sehat.

Suntik Insulin dan Manfaatnya

Insulin sendiri merupakan hormon dalam tubuh yang bertugas membantu mengolah gula yang masuk ke dalam sel, agar dapat digunakan sebagai sumber energi. Selain itu, insulin berperan penting dalam menyimpan cadangan energi yang dapat digunakan saat tubuh membutuhkannya.

Secara alami, hormon insulin diproduksi oleh pancreas dan kelenjar ludah perut. Saat makan, pankreas akan melepas hormon insulin, sehingga tubuh bisa mengubah glukosa menjadi energi. Nantinya, energi tersebut akan disebar ke seluruh tubuh untuk digunakan sebagai modal untuk beraktivitas.

Namun hal ini berbeda dengan beberapa penderita diabetes. Tubuh mereka tidak bisa memproduksi insulin secara alami, atau jumlah produksi hormon insulin mereka tidak mencukupi, sehingga butuh tambahan hormon insulin yang dibuat secara medis atau insulin sintetik.

Untuk lebih lanjut tentang insulin suntik pada penderita diabetes, Anda bisa mengunjungi website ini https://solusi-diabetesku.com/.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *