Penggunaan smartphone, laptop, tablet, dan komputer sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Selain untuk bekerja dan belajar, banyak orang memakai perangkat digital untuk berkomunikasi, mencari informasi, dan menikmati hiburan.
Namun, penggunaan layar dalam waktu lama dapat membuat mata terasa lelah atau kurang nyaman. Karena itu, kamu perlu menerapkan kebiasaan yang dapat membantu menjaga kesehatan mata saat menjalani aktivitas digital.
Tidak perlu melakukan perubahan besar untuk memulainya. Sebaliknya, kamu bisa membangun beberapa kebiasaan sederhana dan menerapkannya secara konsisten.
Mengapa Kesehatan Mata Perlu Dijaga?
Mata membantu kita melihat berbagai informasi di sekitar. Selain itu, penglihatan juga mendukung banyak aktivitas sehari-hari, mulai dari membaca hingga menggunakan perangkat digital.
Mendukung aktivitas sehari-hari.
Penglihatan yang nyaman membantu kamu membaca, belajar, bekerja, berkendara, dan melakukan berbagai kegiatan lainnya.
Membantu kegiatan belajar.
Pelajar dan mahasiswa sering menggunakan mata untuk membaca buku, melihat papan, mengerjakan tugas, dan menggunakan komputer.
Mendukung aktivitas digital.
Saat ini, banyak kegiatan membutuhkan perangkat digital. Oleh sebab itu, kebiasaan menggunakan layar dengan lebih bijak dapat membantu menjaga kenyamanan mata.
Atur Jarak Pandang dari Layar
Jarak antara mata dan layar perlu kamu perhatikan. Jika posisi layar terlalu dekat, kamu mungkin merasa kurang nyaman saat membaca atau melihat berbagai informasi.
Jangan mendekatkan wajah ke layar.
Atur posisi perangkat agar kamu dapat membaca tulisan tanpa harus terus mendekatkan wajah.
Sesuaikan posisi monitor.
Letakkan monitor pada posisi yang nyaman untuk mata dan leher. Dengan begitu, kamu tidak perlu terus menundukkan atau mendongakkan kepala.
Atur ukuran tulisan.
Jika tulisan terlihat terlalu kecil, perbesar ukurannya. Dengan demikian, kamu tidak perlu mendekatkan wajah hanya untuk membaca teks.
Berikan Istirahat untuk Mata
Mata juga membutuhkan waktu untuk beristirahat, terutama ketika kamu melakukan aktivitas yang membutuhkan fokus visual dalam waktu lama. Karena itu, jangan terus menatap layar tanpa jeda.
Gunakan aturan 20-20-20.
Setelah sekitar 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau 6 meter selama sekitar 20 detik.
Alihkan pandangan dari layar.
Sesekali lihat benda di sekitar agar mata tidak terus fokus pada layar. Selain itu, cara ini memberi kesempatan bagi kamu untuk mengurangi aktivitas melihat dalam jarak dekat.
Ambil jeda dari aktivitas digital.
Jika pekerjaan memungkinkan, gunakan waktu istirahat untuk menjauh dari layar. Dengan cara tersebut, kamu tidak terus menggunakan mata untuk melihat perangkat.
Atur Pencahayaan Ruangan
Pencahayaan ruangan juga perlu kamu perhatikan ketika membaca atau menggunakan komputer. Sementara itu, pantulan cahaya yang terlalu kuat dapat membuat layar terasa kurang nyaman untuk dilihat.
Gunakan pencahayaan yang cukup.
Pastikan area belajar atau bekerja memiliki penerangan yang memadai. Dengan begitu, kamu dapat melihat buku atau layar dengan lebih nyaman.
Kurangi pantulan pada layar.
Atur posisi lampu dan monitor agar cahaya tidak langsung memantul ke layar.
Sesuaikan tingkat kecerahan layar.
Gunakan tingkat kecerahan yang terasa nyaman dan sesuaikan dengan kondisi ruangan. Namun, hindari pengaturan yang membuat layar terasa terlalu terang atau terlalu gelap bagi kamu.
Jangan Lupa Berkedip
Saat berkonsentrasi melihat layar, kamu mungkin lebih jarang berkedip. Akibatnya, mata dapat terasa kering atau kurang nyaman.
Sadari kebiasaan berkedip.
Ketika menggunakan komputer atau smartphone, ingatkan diri untuk berkedip secara normal.
Jangan terus menatap layar tanpa jeda.
Alihkan pandangan secara berkala. Selain itu, gunakan waktu tersebut untuk beristirahat sejenak.
Perhatikan kenyamanan mata.
Jika mata mulai terasa kering atau tidak nyaman, hentikan aktivitas sejenak. Kemudian, lanjutkan kegiatan setelah kamu merasa lebih nyaman.
Jika keluhan terus muncul atau terasa semakin berat, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan.
Gunakan Perangkat Digital dengan Posisi yang Tepat
Posisi tubuh saat menggunakan perangkat juga perlu kamu perhatikan. Selain menjaga kenyamanan mata, posisi yang baik membantu kamu menjalani aktivitas digital dengan lebih nyaman.
Duduk dengan posisi nyaman.
Pilih kursi dan meja yang mendukung posisi duduk dengan baik.
Atur posisi layar.
Tempatkan layar pada posisi yang membuat kamu tidak perlu terus menundukkan atau mendongakkan kepala.
Jaga jarak dari smartphone.
Hindari memegang smartphone terlalu dekat dengan wajah ketika membaca. Sebaliknya, gunakan jarak yang membuat kamu tetap dapat melihat tulisan dengan nyaman.
Bersihkan Layar dan Kacamata
Debu dan noda pada layar atau lensa kacamata dapat mengganggu pandangan. Karena itu, bersihkan perangkat dan kacamata secara rutin menggunakan cara yang sesuai.
Bersihkan layar secara berkala.
Gunakan kain yang sesuai untuk membersihkan layar tanpa merusak permukaannya.
Jaga kebersihan kacamata.
Jika kamu menggunakan kacamata, bersihkan lensanya secara rutin agar tetap nyaman saat digunakan.
Hindari membersihkan lensa sembarangan.
Gunakan kain atau cairan pembersih yang sesuai dengan jenis lensa. Dengan demikian, kamu dapat mengurangi risiko kerusakan pada permukaan lensa.
Konsumsi Makanan Bergizi
Pola makan yang seimbang menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat. Selain itu, tubuh membutuhkan berbagai nutrisi untuk menjalankan fungsi normal, termasuk fungsi penglihatan.
Konsumsi sayuran dan buah.
Tambahkan berbagai jenis sayuran dan buah ke dalam pola makan sehari-hari.
Pilih makanan yang beragam.
Variasikan sumber protein, karbohidrat, sayuran, buah, dan makanan bergizi lainnya. Dengan begitu, kamu dapat menjaga pola makan yang lebih seimbang.
Jaga pola makan secara keseluruhan.
Jangan hanya mengandalkan satu jenis makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
Selain itu, minum air yang cukup sesuai kebutuhan tubuh dan kondisi aktivitas sehari-hari.
Gunakan Kacamata Sesuai Kebutuhan
Jika kamu membutuhkan kacamata, gunakan kacamata sesuai anjuran profesional kesehatan mata. Namun, jangan memilih atau menggunakan kacamata secara sembarangan hanya berdasarkan pengalaman orang lain.
Periksa mata ketika membutuhkan.
Pemeriksaan dapat membantu mengetahui kondisi penglihatan dan kebutuhan koreksi.
Gunakan resep yang sesuai.
Jika dokter atau tenaga profesional memberikan resep kacamata, gunakan sesuai kebutuhan.
Jangan meminjam kacamata orang lain.
Kebutuhan koreksi penglihatan setiap orang dapat berbeda. Oleh karena itu, gunakan kacamata yang sesuai dengan kondisi penglihatan kamu.
Batasi Penggunaan Layar untuk Hiburan
Perangkat digital tidak hanya kamu gunakan untuk belajar dan bekerja. Di sisi lain, banyak orang juga menggunakan smartphone untuk bermain gim, menonton video, dan membuka media sosial.
Tentukan waktu penggunaan.
Buat batas waktu agar aktivitas hiburan tidak mengambil seluruh waktu luang.
Gunakan waktu istirahat tanpa layar.
Pilih aktivitas lain seperti berjalan, berbicara dengan keluarga, membaca buku fisik, atau melakukan hobi.
Hindari penggunaan berlebihan.
Atur keseimbangan antara aktivitas digital dan kegiatan lain sepanjang hari. Dengan demikian, kamu dapat mengelola waktu layar dengan lebih baik.
Perhatikan Kondisi Mata
Setiap orang bisa mengalami keluhan mata yang berbeda. Karena itu, perhatikan perubahan yang muncul setelah melakukan aktivitas tertentu.
Perhatikan mata yang terasa tidak nyaman.
Rasa kering, lelah, atau pandangan yang terasa kurang nyaman dapat menjadi tanda bahwa kamu perlu mengambil jeda.
Jangan mengabaikan keluhan yang menetap.
Jika keluhan terus muncul, konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan. Dengan begitu, kamu dapat memperoleh saran yang sesuai dengan kondisi mata.
Segera cari bantuan untuk keluhan yang serius.
Perubahan penglihatan yang tiba-tiba, nyeri mata berat, atau kondisi lain yang mengkhawatirkan membutuhkan perhatian medis.
Selain itu, jangan mendiagnosis kondisi mata sendiri hanya berdasarkan informasi dari internet.
Lakukan Pemeriksaan Mata Secara Berkala
Pemeriksaan mata membantu kamu mengetahui kondisi penglihatan. Namun, kebutuhan pemeriksaan setiap orang dapat berbeda sesuai usia, kondisi kesehatan, kebutuhan penglihatan, dan faktor lainnya.
Periksa penglihatan ketika mengalami perubahan.
Jika kamu mulai kesulitan melihat atau mengalami perubahan penglihatan, konsultasikan kepada profesional kesehatan mata.
Ikuti anjuran tenaga kesehatan.
Profesional kesehatan dapat memberikan rekomendasi pemeriksaan sesuai kondisi masing-masing.
Sampaikan semua keluhan.
Ceritakan perubahan yang kamu alami agar tenaga kesehatan mendapatkan informasi yang lebih lengkap.
Dengan pemeriksaan yang sesuai, kamu dapat mengetahui kondisi penglihatan dan mengambil langkah yang tepat jika muncul masalah.
Biasakan Mengurangi Waktu Menatap Layar
Selain mengatur jarak dan pencahayaan, kamu juga perlu memperhatikan total waktu yang kamu habiskan di depan layar. Terlebih lagi, aktivitas digital sering berlangsung tanpa terasa karena banyaknya hiburan yang tersedia.
Buat batas penggunaan perangkat.
Tentukan waktu khusus untuk bekerja, belajar, bermain gim, atau menggunakan media sosial.
Gunakan waktu luang untuk aktivitas lain.
Berjalan kaki, melakukan hobi, berbicara dengan keluarga, atau membaca buku fisik dapat menjadi alternatif.
Kurangi penggunaan layar ketika tidak diperlukan.
Jika sebuah aktivitas tidak membutuhkan smartphone atau komputer, simpan perangkat tersebut terlebih dahulu.
Dengan kebiasaan tersebut, kamu dapat membuat penggunaan perangkat digital menjadi lebih seimbang.
Kesimpulan
Cara menjaga kesehatan mata dapat kamu mulai dari kebiasaan sederhana. Pertama, atur jarak pandang dan posisi layar agar mata tetap nyaman. Selanjutnya, gunakan pencahayaan yang sesuai dan berikan waktu istirahat ketika menggunakan perangkat digital.
Selain itu, perhatikan kebiasaan berkedip, pola makan, kebersihan layar, serta penggunaan kacamata. Di sisi lain, jangan lupa mengatur waktu penggunaan smartphone, komputer, dan perangkat digital lainnya.
Jika muncul keluhan yang menetap atau perubahan penglihatan, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan. Dengan perhatian yang tepat, kamu dapat menjaga kesehatan mata sekaligus menggunakan teknologi secara lebih bijak.
Intinya, kesehatan mata membutuhkan kebiasaan yang konsisten. Oleh sebab itu, mulailah dari langkah sederhana dan terapkan secara rutin dalam aktivitas sehari-hari.
