Ketika mengajukan klaim asuransi tentunya Anda berharap bahwa perusahaan asuransi akan menyetujui klaim tersebut. Persetujuan atau diterimanya klaim yang diajukan nasabah sendiri tidaklah susah. Asalkan tentunya pengajuan klaim tersebut sudah disesuaikan dengan ketentuan dan memenuhi persyaratan lengkap yang ditentukan oleh perusahaan. Sehingga bagi yang akan mengajukan klaim asuransi Allianz, maka perlu setidaknya perlu untuk mengikuti beberapa tips berikut ini:

  • Pastikan untuk mengikuti klaim yang sesuai dengan alur klaim produk asuransi Allianz yang dimiliki. Misalnya untuk produk asuransi jiwa dan kesehatan dari Allianz bisa memberikan laporan klaim, mengajukan laporan dengan mengisi data yang lengkap dan syarat lengkap, menunggu proses verifikasi, dan bisa menerima proses pencairan.
  • Pastikan untuk mengetahui mengenai dokumen apa saja yang diperlukan untuk pengajuan klaim karena setiap produk dan jenisnya mempunyai syarat yang berbeda.
  • Pastikan untuk mengisi informasi yang benar di formulir pengajuan klaim yang bisa didapatkan di website Allianz.
  • Pastikan untuk memperhatikan waktu pengajuan yang tepat sehingga tidak membuat klaim yang diajukan bisa ditolak karena tidak memenuhi batas waktu pengajuan klaim.

Selain beberapa hal tersebut, Anda juga perlu menghindari dua hal yang penting untuk diperhatikan agar membuat klaim asuransi Allianz yang dilakukan akan disetujui oleh perusahaan tersebut. Hal yang perlu dihindari agar membuat klaim yang diajukan diterima yaitu pengajuan klaim yang tidak masuk ke dalam pengecualian.

Setiap produk asuransi mempunyai pengecualian sendiri yang membuat pengajuan klaim yang termasuk ke dalam pasal tersebut akan menjadi faktor yang menyebabkan klaim ditolak. Sehingga pastikan ketika mengajukan klaim bahwa resiko yang dialami tidak termasuk ke dalam pasal pengecualian produk asuransi.

Contohnya beberapa pengecualian umum yang bisa membuat klaim asuransi yang diajukan bisa ditolak adalah karena:

  • Pengecualian yang paling umum adalah ketika pengajuan klaim yang dilakukan oleh nasabah termasuk ke dalam tindakan yang melanggar hukum. Sehingga ketika resiko yang dialami termasuk ke tindakan kejahatan dan melanggar hukum, maka membuat klaim tersebut akan ditolak.
  • Pengecualian selanjutnya adalah ketika resiko yang dialami termasuk ke dalam tindakan yang disengaja untuk mendapatkan manfaat. Seperti karena tindakan mengakhiri hidup, sengaja menabrak, dan juga hal lainnya dilakukan dengan unsur kesengajaan.
  • Pengecualian selanjutnya yaitu untuk keadaan yang sudah termasuk ke pre condition sebelumnya bagi asuransi kesehatan. Seperti sudah mempunyai riwayat kesehatan tertentu, sehingga membuat klaim tidak diterima.
  • Pengecualian lainnya juga karena waktu pengajuan klaim yaitu pada masa tunggu, masa tunggu untuk penyakit kritis, dan lainnya.

Hal kedua selain pengecualian yang perlu untuk dihindari, sehingga membantu klaim lebih mudah diterima yaitu karena pengisian data yang tidak benar. Proses perusahaan asuransi termasuk Allianz untuk memberikan keputusan klaim pada nasabah terbilang panjang dan dilakukan dengan seksama. Termasuk juga pemeriksaan data dan melakukan verifikasi. Sehingga ketika nasabah memberikan data yang tidak benar maka hal tersebut akan dideteksi dengan mudah yang membuat klaim tidak disetujui.

Oleh karena itulah pastikan untuk membuat klaim asuransi Allianz  yang diajukan maka hindari memberikan data yang tidak benar. Pastikan untuk selalu memberikan data yang benar karena akan membantu tidak hanya membuat klaim akan disetujui, tetapi juga memudahkan perusahaan untuk melakukan verifikasi dan pemeriksaan klaim sehingga prosesnya juga lebih cepat. Hal tersebut akan membantu Anda untuk mendapatkan manfaat pencairan dana yang dibutuhkan relatif lebih cepat.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *